Surga Pengendara Motor

Hobi naek motor ngebut ? Benci traficc light apalagi lampu merahnya ? ga suka pake helm ? pengen freestyle dijalan” kampung tanpa terusik ? ato cuma sekedar terk-trekan sama temen tanpa takut diincer Polisi ? Mungkin disinilah surga anda, Ibukota Provinsi NAD yaitu Banda Aceh. Saya nulis bukan asal nulis tanpa fakta tapi kalau anda tidak percaya, saya mungkin bisa menawarkan tur keliling kota Banda Aceh tanpa helm naik motor tentunya bukan naik mobil. Kekesalan saya ini akhirnya saya tulis karena sebagai kaum minoritas alias pejalan kaki disini, rasanya cape dan was-was juga lihat polah yang menurut saya kurang sesuai dengan program pemerintah yang sedang menerapankan nilai-nilai agama dalam semua aspek kehidupan.

Bagaimana saya tidak was-was, menyebrang jalan disini lebih berbahaya daripada di Jogja, naik motor disinipun resiko keselamatannya minim sekali. Ini sekelumit cerita yang membuat saya merasa perlu bersuara :

  • Kalau anda menyebrang jalan, semestinya pengendara kendaraan bermotor yang melihat anda menyebrang jalan memperlambat kendaraannya. Namun disini jangan berharap banyak, saya bisa memastikan bahwa kendaraan bermotor tidak akan mengurangi kecepatannya dan untuk itu anda harus memastikan bahwa kanan kiri anda aman ketika anda akan menyebrang atau anda harus berlari” kecil untuk menghindari kemungkinan kecelakaan. Read the rest of this entry »

Ganti Tampilan..

Pyuff…

Akhirnya dengan berat hati tak ganti juga tampilannya. Setelah kemarin sempet mejeng dengan theme 2 columnsnya contempt, keinginan untuk mengganti itu makin kuat, makin besar, dan harus dilakukan. Penampilan memang bukan segalanya, konten yang menarik dan tidak membosankan mestinya menjadi prioritas. Tapi kalo melihat themenya aja udah membosankan, ya mau gimana lagi…

I just need more blue…

Yup, itu salah satu alasan utama. Pengen yang warnanya lebih biru dan space yang tidak terpakai diminimalis [Kata Ustadzku dulu biar ga mubadzir]. Jadilah konsep 3 column dan warna Birunya theme buatan anak negeri Stefan Nagtegaal [Nagtegaal sama dengan anak Tegal tho ???] dan Steven Wittens menjadi pilihan. Meski sebetulnya warnanya bisa dikostumisasi lagi namun saat ini saya memilih untuk memakai warna default karena emang udah bagus dan T O P banget. Penggunaan semua space yang ada membuat terasa lebih lega dan dan penuh. Akhirnya saya cuma bisa berharap anda-anda dapat menikmatinya. Kalaupun tidak, toh saya tidak peduli. Karena saya mencintainya..

Sakit Gigi apa Sakit Hati ???

Entah bermulai darimana, ataukah karena salah satu lagu dangdut lawas itu. setiap orang yang sakit gigi pasti bakalan ditanya mending mana sakit hati ato sakit gigi. Kalo saya boleh milih tentu saya tidak akan memilih dua”nya karena sama” sakit. Tapi kalo harus memilih, mungkin dengan berat hati saya memilih sakit hati. Kenapa ??? saya lebih bisa menikmati sakit hati daripada sakit gigi.
sebetulnya saya sudah lupa rasa sakit gigi itu seperti apa, meski saya tidak lupa bagaimana rasanya ketika umur kelas 3-4 eS De dulu saya menangis tiap kali sakit gigi saya kambuh. Tapi setelah diberi pengobatan alternatif yaitu pangkal batang tanaman semacam pandan dipotong kemudian dioles”kan ke pipi tempat gigi sakit, kemudian disuruh berkumur dan dapat dilihat pada air bekas kumur tadi akan muncul belatung” kecil warna putih. Bagi anda yang belum pernah mencoba pengobatan gigi alternatif, mungkin anda akan bilang saya ini mengada-ada. Itu terserah anda, kalo tidak percaya silahkan anda mencoba sendiri di pengobatan” alternatif baik yang menggunakan metode itu ataupun metode asap cengkeh. Alhasil sejak sembuh semasa eS De itu, saya tidak pernah merasakan lagi yang namanya sakit gigi sampai pada malam jumat minggu kemarin…

Read the rest of this entry »